Selasa, 12 Januari 2010

TEORI KEPEMIMPINAN DIAPLIKASIKAN DI PERPUSTAKAAN

May 18th, 2009
by hildaalmah


KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP)

1.Defenisi kepemimpin

Banyak Definisi mengenai kepemimpinan yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, tergantung pada perspektif yang digunakan. Kepemimpinan dapat didefinisikan berdasarkan penerapannya pada bidang militer, olahraga, bisnis, pendidikan, industri dan bidang-bidang lainnya. Ordway Tead memberikan rumusan “Leadership is the activity influencing people to cooperate some good which they come to find desirable”. Kepemimpinan adalah suatu kegiatan mempengaruhi orang lain untuk bekerja sama guna mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. ( Wursanto, 2003: 196).

Kepemimpinan sebagai usaha untuk mempengaruhi anggota kelompok agar mereka bersedia menyumbangkan kemampuannya lebih banyak dalam mencapai tujuan kelompok yang telah disepakati. Menurut Ngalim Purwanto (1993: 26). “Kepemimpinan sebagai suatu bentuk persuasi, suatu seni pembinaan kelompok orang-orang tertentu, biasanya melalui ‘human relations’ dan motivasi yang tepat, sehingga tanpa adanya rasa takut mereka mau bekerja sama dan membanting tulang memahami dan mencapai segala apa yang menjadi tujuan-tujuan organisasi”. Menurut Goestch dan Davis (1994: 192 ). Kepemimpinan adalah proses oleh seseorang atau kelompok mencoba untuk mempengaruhi tugas-tugas dan sikap-sikap orang lain terhadap sebuah akhir dari hasil yang dikehendaki. Hal itu adalah sebuah pengaruh proses social antara organisasi dalam hal memotivasi lainnya untuk melakukan sesuatu yang diminta untuk mencapai sasaran-sasaran perusahaan atau lembaga. “kepemimpinan merupakan kemampuan untuk membangkitkan semangat orang lain agar bersedia dan memiliki tanggung jawab total terhadap uasaha mencapai atau melampaui tujuan organisasi”.

Kepemimpinan adalah salah satu mutu yang susah dimengerti. Kita berasumsi bahwa para manajer harus para pemimpin baik, tetapi ada keaneka ragamam pendapat tentang para pemimpin dan apa yang mereka perlukan, kadang-kadang erminologi manajer dan pemimpin diperlukan sebagai sinonim-sinonim, walau mereka tidaklah sama. Kepemimpinan hanyalah satu aspek dari apa yang seorang manajer kerjakan, pasti tidak semua tentangnya. (more…)

Category Uncategorized | 2 Comments »
PUSTAKAWAN (APA SAJA TUGASNYA)

May 8th, 2009
by hildaalmah


TUGAS POKOK PUSTAKAWAN

Pustakawan merupakan salah satu sumber daya yang menggerakkan sumber-sumber lain dalam organisasi perpustakaan yang menungkinkan perpustakaan dapat berperan secara optimal di dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Oleh karena itu tuntutan kualitas dan profesionalisme pustakawan mutlak diperlukan. Di samping itu untuk memperlancar mekanisme pelaksanaan tugas pokok dan fungsi perpustakaan dengan memadai, perlu didukung oleh tata laksana dan struktur organisasi dengan format yang tepat sesuai dengan ciri dan lingkup subyek yang dilayani oleh perpustakaan yang bersangkutan.

Di lingkungan instansi pemerintah, pembentukan sosok profesional pustakawan dan penerapan standar kinerja mengacu pada ketentuan yuridis, yaitu Undang-Undang nomor 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang no 43 tahun 1999 dan PP Nomor 9 tahun 3003, serta dilengkapi dengan keputusan MENPAN nomor 18/MENPAN/1988 yang telah disempurnakan dengan keputusan MENPAN nomor 33 tahun 1998 dan terakhir mengalami perubahan kembali dengan diterbitkannya Keputusa MENPAN nomor 132/KEP/M.PAN/12/2002 tentang jabatan funsional Pustakawan dan angka kreditnya.

Uraian Jabatan Fungsional Pustakawan

1. Pustakawan Pelaksana: Mempunyai tanggung jawab terselesaikannya secara professional pekerjaan kepustakawanan yang bersifat teknis sederhana yang menjadi tugas pokoknya.


2. Pustakawan pelaksana Lanjutan: Mempunyai Tanggung Jawab terselesaikanya secara profesional pekerjaan kepustakawanan yang besifat teknis menengah yang menjadi tugas pokoknya. Contoh: Tanggung Jawab dalam membuat klasifikasi sederhana.



3. Pustakawan Penyelia: Mempunyai Tanggung Jawab terselesaikannya secara profesional pekerjaan kepustakawanan yang bersifat teknis kompleks yang menjadi tugas pokoknya. Contoh: Tanggung jawab dalam memberikan layanan rujukan cepat.


4. Pustakawan Pertama: Mempunyai tanggung jawab terselesaikannya secara profesional pekerjaan kepustkawanan yang ebrsifat analisis sederhana yang menjadi tugas pokoknya. Contoh: Tanggung jawab dalam mengolah data untuk menyusun rencana operasional pengembangan koleksi.



5. Pustakawan Muda: Mempunyai Tanggung Jawab terselesaikannya secara profesional pekerjaan kepustakawanan yang bersifat analisis menengah yang menjadi tugas pokoknya.

6. Pustakawan Madya: Mempunyai Tanggung Jawab terselesaikannya secar professional pekerjaan kepustakawanan yang bersifat analisis kompleks yang menjadi tugas pokoknya. Contoh: Tanggung Jawab sebagai editor dalam penusunan informasi teknis.


7. Pustakawan Utama: Mempunyai Tanggung Jawab terselesaikannya secara profesinal pekerjaan kepustakawanan yang bersifat analisis kompleks dan pengembangannya yang menjadi tugas pokoknya. Contoh: Tnggung Jawab dalam menelaah pengembangan dibidang perpustakaan, dokumnetasi dan informsi.


Yogya, 6 Mei 2009

Wassalam

Hildawati Almah

Category Uncategorized | 2 Comments »
Pustakawan Pemula

May 7th, 2009
by hildaalmah

PENGALAMAN DALAM MENELUSUR INFORMASI DI INTERNET


Pertama kali saya mengenal Internet tahun 1999, dari teman saya yang kebetulan waktu itu baru kembali dari Australia menyelesaikan studinya. Berawal dari kursus kilat itulah pertama kali menggunakan internet. Mula-mula saya diajar membuat E-mail (YAHOO) kemudian diperkenalkan GOOGLE menurut teman saya, kalo mencari informasi lewat google apa saja bisa didapat, karena sangat luas dan beragam informasinya.

Berbekal pengetahuan sedikit lewat kursus kilat itulah sampai sekarang saya sering menggunakan internet, walau volume pemakaian saya itu hanya sekali-kali atau kadang-kadang saja. Saya menggunakan atau memakai internet hanya tergantung fasilitas yang terjangkau, misalnya kalau dikantor ada fasilitas internet baru saya menggunakan, tapi kalau tidak ada yang bisa terjangkau berhenti lagi memakai internet.

TUJUAN

Ketika ditanya untuk apa pakai internet? Pasti jawaban orang bermacam-macam, namun kalau saya sendiri menjawab saya mencari informasi. Nah informasi yang biasanya saya cari beragam,tergantung kebutuhan masing-masing, saya terkadang mencari berita koran haraian setempat atau koran lokal, atau koran nasional seperti kompas.

Skali-kali saya chating dengan teman-teman, sekedar untuk tau keadaannya kalau lama tidak dengar kabarnya, atau sharing informasi, ini hanya sebagai hiburan saja, kalau lagi suntuk namun disisi lain hal ini sangat menarik, dan termasuk mencari informasi juga, karena biasanya dari sini kita dapat informasi baru, yang sebelumnya informasi itu belum sampaai kepada kita. (more…)

Category Uncategorized | No Comments »
Keluarga besar MIP

May 5th, 2009
by hildaalmah


Tahukah anda tentang MIP? kalo belum tahu silahkan baca artikel di bawah ini…..


Pustakawan Adalah Tenaga Profesional


Selama ini banyak orang yang masih belum mengenal profesi pustakawan (Librarian). Padahal ini sering kita jumpai di perpustakaan. Banyak yang mempunyai anggapan bahwa orang yang bertugas di perpustakaan pekerjaannya adalah penjaga perpustakaan atau penjaga buku. Itu tak seluruhnya benar dan pendapat ini masih perlu diluruskan lagi. Kalau kita cermati, profesi pustakawan sesungguhnya tidak kalah penting dengan profesi-profesi lain seperti arsitek, pengacara, dosen, dokter, guru dan sebagainya.

Di bidangnya, pustakawanlah yang memegang peranan mengendalikan fungsi dan jalannya sebuah perpustakaan. Ia juga mempunyai peran penting dalam proses mengumpulkan, mengolah dan mengelola informasi maupun ilmu pengetahuan dengan cara atau sistem tertentu sampai siap disebarluaskan dan dimanfaatkan oleh masyarakat melalui perpustakaan. Jadi dalam hal ini pustakawan bukanlah penjaga perpustakaan atau penjaga buku. (more…)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar